Senin, 07 Desember 2015

Buruh dan Ekonomi

Sebelum kita mengenal seorang buruh, kami akan membeir penjelesan tentang seorang tenaga kerja, kenapa tenaga kerja karena sorang buruh termasuk bagian dalam tenaga kerja. Tenaga kerja adalah setiap orang atau manusia yang mampu melakukan pekerjaan untuk menghasilkan barang dan atau jasa untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat pernyataan tersebut tertuang dalam UUD nomor 13 tahun 2003 Bab I pasal 1 ayat 2. Setelah kita mengenal seorang tenaga kerja, akhirnya kita sampai pada perkenalan tentang seorang buruh. Buruh adalah seorang manusia yang memberikan sebuah bentuk tenaga dan kemampuan yang dimilikinya untuk mendapatkan reward atau sebuah gaji dari seorang pemimpin perusahaan, pengusaha, majikan maupun dari yang memberikan pekerjaan. Di Indonesia buruh dianggap pekerjaan yang rendahan, berbeda lagi dengan karyawan meraka dianggap lebih tinggi dan berpendidikan, padahal karyawan dan buruh pada dasarnya sama, sama sama bagian dari tenaga kerja hal ini terutama merujuk pada Undang-Undang Ketenagakerjaan, yang berlaku untuk  seluruh pekerja maupun pengusaha di Indonesia.
Buruh dibagi atas 2 klasifikasi besar :
Buruh profesional à biasa disebut buruh kerah putih, menggunakan tenaga otak dalam bekerja
Buruh kasar à biasa disebut buruh kerah biru, menggunakan tenaga otot dalam bekerja
Hari Buruh pada umumnya dirayakan pada tanggal 1 Mei, dan dikenal dengan sebutan May Day. Hari buruh adalah sebuah hari libur (di beberapa negara) tahunan yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.
Macam macam gerakan buruh yang berada di Indonesia :
  • ILO - International Labour Organization
  • ABM - Aliansi Buruh Menggugat
  • FPBJ - Federasi Perjuangan Buruh Jabodetabek
  • SPSI - Serikat Pekerja Seluruh Indonesia
  • SPN - Serikat Pekerja Nasional
  • FSBI - Federasi Serikat Buruh Independen
  • GASBIINDO - Gabungan Serikat-serikat Buruh Islam Indonesia
  • KASBI - Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia
  • FSPMI - Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia
  • FSP KEP - Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan dan Umum
  • ASPEK Indonesia - Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia
Pada hari May Day itulah para buruh turun ke jalan untuk menuntut sebuah kepastian, untuk memajukan perekonomian hidup mereka, para buruh ingin naiknya upah minimum agar sebanding dengan naiknya harga sembako yang semakin melambung. Mereka berbondong bondong bersama sama turun kejalan meminta kepada pemerintah untuk menaikkan upah kerja di Indonesia.

Hubungan buruh dan ekonomi adalah apabila ekonomi suatu perusahaan atau suatu tempat kerja sedang turun sedangkan ekonomi disuatu Negara mengalami suatu krisi maka akan banyak terjadi pemecatan masal atau PHK besar besaran. "Jutaan terancam PHK dan ini mendekati 1998 bisa krisis. Pertama krisis moneter, ini kan moneter dolar, IHSG menurun. Investasi wait and see. Ini motor elektronik pasar melemah. Akibatnya krisis moneter menjadi krisis ekonomi kan hubungannya daya beli," kata Presiden KSPI Said Iqbal seperti ditulis di Jakarta, Jumat (31/7/2015). (http://bisnis.liputan6.com/read/2283253/perlambatan-ekonomi-ancam-jutaan-buruh-kena-phk) Bergoyangnya ekonomi membuat para buruh menangis, mereka ketakutan dengan ancaman PHK yang besar besaran. Faktor ekonomi sangat berpengaruh tinggi dalam pekerjaan mereka semakin ekonomi melemah semakin tinggi PHK di Indonesia. Sangat sulit dipungkuri di Indonesia ini tingginya PHK terjadi pada factor ekonomi suatu perusahaan yang sedang menurun, apalagi pada perusahaan yang telah tenar yang memiliki banyak pegawai untuk mengimbangi perekonomian yang sedang menurun maka dilakukan pengurangan pegawai atau PHK untuk menekan angka upah yang dikeluarkan agar suatu perusahaan tiak mengalami kebangkrutan. Oleh karena itu Ekonomi dengan buruh selalu berbanding terbalik saling bertolak belakang banyaknya PHK atau pemecatan buruh akibat rendahnya suatu ekonomi di perusahaan maupun pada suatu Negara.

6 komentar:

  1. Gan kalo mau belajar ekonomi yang mudah gimana metodenya ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk metode yang anda harus terapkan adalah giatlah membaca buku diperpustakaan jangan mainan COC terus, anda sebagai generasi muda harus sigap mengatasi berbagai situasi dan kondisi pada zaman sekarang, tidaklah mudah kita belajar ekonomi, maka dari itu kita harus belajar pada buku dan pada ahlinya :D

      Hapus
  2. iya nih saya kesusahan belajar ekonomi, ada tricknya nggak biar saya cepat ngerti gan?

    BalasHapus
  3. terimakasih gan infonya..
    sedikit tidak membantu..

    BalasHapus